Tuesday, December 9, 2008

Ada salah satu cara untuk meningkatkan diri.


Pilihlah seorang idola anda untuk anda pelajari dengan seksama selama satu bulan, agar anda demikian mengenal cara berpikirnya sehingga anda bisa duduk dan meminta bibingan darinya dalam imaginasi anda. Hal diatas inilah yang disarankan oleh bapak Maxwell.


Anda bisa melihat seorang bapak yang pengusaha, anaknya pengusaha, pamannya pengusaha, kakeknya pengusaha, neneknya pengusaha, atau bahkan ibunya juga pengusaha. Dan mereka ini keluarga pengusaha.
Dan contohnya sangat banyak sekali.

Anda juga bisa melihat, seorang bapak yang prajurit dengan pangkat jendral, anaknya juga tentara, keponakannya juga tentara, adiknya juga tentara, pokonya keluarga tentara.
Ada lagi yang ibunya seorang guru, adiknya yang lelaki seorang guru, pamannya dosen, keponakannya guru, adiknya guru, suaminya guru. Dan mereka ini keluarga guru.

Anda juga bisa melihat contoh yang sangat banyak yang lain lagi dan anda yang tahu itu.saya menganggap keluarga seperti ini adalah keluarga yang mengidolakan orang yang mereka hormati, mengidolakan orang orang yang mereka hormati yang biasanya dari keturunan mereka yang terdahulu, atau memiliki idola yang hampir sama atau bahkan mempunyai idola yang sama.

Keluarga keluarga sukses ini adalah contoh "sukses keturunan" yang membatalkan hukum sukses bahwa sukses itu bukan keturunan. Ini adalah contohnya. "Sukses keturunan".

Yang terjadi sebenarnya adalah cara mereka mengikuti siapa yang mereka idolakan dari keturunan mereka, yang telah sukses dalam bidangnya, misalnya seorang anak mengikuti cara bapaknya yang seorang jendral, dan ingin seperti bapaknya, dan dia mengidolakan sang bapak.
Dan kemungkinan besar, sianak akan ketularan sikap dan tingkah laku sang ayah yang dia idolakan.
Sikap sang jendral tertanam di dalam diri sianak, yang kelak dikemudian hari si anak akan mengikuti jejak sang ayah untuk menjadi seorang jendral seperti sang ayah.

Karena sikap yang baik dari orang yang diidolakan ini seperti radiasi yang menular keanak yang langsung masuk kedalam dirinya. Inilah yang dinamakan "sukses keturunan."

Anda juga bisa demikian sukses seperti mereka, anda misalnya seorang yang miskin, ingin jadi guru, coba saja mengidolakan bapak umar bakri. Banyak guru guru besar yang bisa anda idolakan, sejauh mana anda memandang kata "besar".

Anda juga bisa demikian, bila anda keluarga petani, dan ingin menjadi seorang jendral, maka coba saja mengidolakan seorang jendral.
Bila anda keluarga yang miskin dan berniat menjadi pengusaha, maka anda bisa mencoba mengidolakan para pengusaha, para executive yang sukses, cari tahu tentang idola anda, sikapnya dan caranya bersikap menghadapi sesuatu.

Jadikan mereka teman anda dalam pikiran anda, jadikan sahabat anda, jadikan sebagai tempat anda meminta pendapat, kira kira apa yang akan dilakukannya bila menghadapi situasi yang seperti anda alami. Bertemanlah dengan idola anda dalam bayangan sukses anda.


No comments: