Sunday, August 12, 2018

Teknik Bangkit Dari Kegagalan Terbesar. Kegagalan Adalah Gagal Untuk Mencoba dan Memilih Diam

'Dua puluh tahun dari sekarang, Anda akan lebih dikecewakan oleh hal-hal yang tidak Anda lakukan dibanding hal-hal yang telah Anda lakukan walaupun hal yang anda lakukan itu gagal.' -Mark Twain

Kita semua menyadari bahwa waktu tidak akan memutar kembali ke belakang dan berjalan dengan mundur.

Penyesalan bukan lah kegagalan kita dalam berusaha, 
Penyesalan bukan lah kegagalan kita dalam menggapai sesuatu, 
Penyesalan bukanlah kebangkrutan dalam berusaha dan jatuh miskin, 
Penyesalan bukanlah jatuh dan terseok seok dalam berusaha walaupun akhirnya kita terkapar lelah, sekalu lagi BUKAN.

tidak melakukan apa apa disaat kita mampu untuk melakukannya, 
tidak berani mengambil resiko padahal kita bisa untuk melakukannya, 
tidak berusaha menggapai nya padahal kita bisa, 
tidak berusaha melakukannya padahal kita mampu melakukannya, 
tidak berani menyatakan nya padahal kita mampu melakukannya, 
terlalu malu untuk melakukannya, 
terlalu gengsi untuk melakukannya, 
terlalu takut untuk melakukannya, 
terlalu pengecut untuk melakukannya, 
Padahal kita mampu melakukannya dengan hanya menahan malu sediki saja, 
Padahal kita mampu melakukan nya.

Kita juga sadar bahwa keberanian untuk gagal lah yang membuat orang berhasil, 
kesuksesan hanya berpihak kepada pemberani, dan salah satu keberanian itu adalah keberanian menanggung resiko dan keberanian untuk gagal.

Seperti halnya sebuah pipa dengan tekanan yang tinggi, bila pipa tersebut tidak kuat, pipa tersebut akan pecah dengan tekanan yang kuat, ilustrasi ini seperti manusia yang terbiasa dengan tekanan yang kuat. 

Orang yang sedang membiasakan dirinya untuk bertekanan, sedang membiasakan dirinya untuk menerima tekanan yang kuat untuk maju terus kedepan tanpa memikirkan kejatuhan yang telah menimpanya, karena yang dia tau hanya sebuah kata yaitu sukses sedang menunggunya untuk di gapai.

Sewaktu belajar berjalan, siaanak kecil itu akan berkali kali jatuh, dan menangis. 
Jatuh dan lari mengejar ibunya, 
Jatuh dan menangis namun diulangi lagi, 
Jatuh dan menangis tapi kembali belajar berjalan, 
Jatuh dan menangis tapi kembali bertatih, 
Jatuh dan menangis tapi kembali berjalan walaupun hanya selangkah saja.

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sini, semoga motivasi hari ini memberikan kita pencerahan dan pemahaman bagaimana motivasi bekerja, bagaimana kata kata membuat kita melakukan perbaikan untuk diri kita maupun sekitar kita. 
Salam Sukses 

Saturday, August 11, 2018

How To Sell Combs To Bald Heads?

The big boss's orders as well as the boss of  the sales company are selling combs in themonastery or monastery that most of the residents have bald heads who don't have hair at all. Sell ​​combs to bald people

For this valuation company it is very important and this test is a requirement to be accepted as a sales employee in a Big company and BONAFIT COMPANY.

There are 3 people who apply for the position. This test is of course very difficult and very beyond reason. The three prospective employees are assigned to different monasteries and have almost the same level of temple residents and visitors.

The first prospective employee starts acting,
He offered his comb to the monks one by one, starting with the most senior monks to the most recent monks. But no one is interested in buying the comb because everything is bald and there is no hair to comb. Finally he went to a very old monk, because this was the most senior monk among all the monks in the monastery. His head was bald, but his beard was long and thick. The first prospective sales employee recounted what was his duty from the company to the senior monk.

Finally, with compassion at hearing the explanation of the young salesman, the senior monk bought a piece hair comb. The end of the sales employee candidate managed to sell the comb in the temple 1 piece.

The second prospective sales employee will act ...
Because it was assigned to sell combs in the monastery, so he turned his brain how to increase sales. He thinks that selling a comb to a monk is not profitable. So he sold the comb to visitors at the temple. He went to all the crowds, who visited the monastery, so he could sell 20 combs.

The third prospective sales employee in action ....
This third sales candidate made the sales director amazed, because he got sales of 500 combs sold at the monastery, in stark contrast to his partners who could only sell just few comb. In fact he did it in a very short time. The sales director ask directly how to sell combs at the temple.
What is the strategy?

The Strategy of this young man, He went to the most senior head monk, "he told the chief monk that he wanted to provide assistance to the monastery but by selling a comb to make souvenirs and the profits he would give to the Head monk on condition that this comb would be made a souvenir to visitors to the temple with the signature of the monk head of the monastery. " Finally, the sale of the comb runs automatically.

I hope the story above becomes the material for our reflection to make us think outside the box.

Friday, August 10, 2018

Teknik Marketing 100% Berhasil. Bisakah Menjual Sisir Kepada Orang Botak?

Perintah atasan sekaligus Boss perusahaan penjualan adalah menjual sisir di wihara atau biara yang kebanyakan penghuninya berkepala botak yang sama sekali tidak memiliki rambut untuk di sisir. Jual sisir kepada orang botak

Bagi perusahaan penilaian ini sangat penting dan test ini merupakan syarat diterima sebagai karyawan bagian penjualan di perusahaan yang besar dan BONAFIT.

Ada 3 orang yg ikut melamar posisi tersebut. Tes ini tentu saja sangat sulit dan sangat diluar nalar. Ke tiga calon karyawan tersebut di tugaskan di vihara yang berbeda beda dan memiliki tingkat penghuni vihara dan pengunjung yang hampir sama.

Calon karyawan yang pertama pun mulai beraksi, 
Ia menawarkan sisir nya kepada biksu satu persatu mulai biksu yg paling senior sampai biksu yang paling baru. Namun tidak ada yg berminat untuk membeli sisir nya karena semuanya berkepala gundul dan tidak ada rambut sedikit pun untuk disisir. Akhirnya ia pun mendatangi seorang biksu yg sangat tua, karena ini adalah biksu yang paling senior di antara semua biksu yang ada di vihara tersebut. Kepalanya botak, namun janggut nya panjang dan lebat. Calon karyawan sales yang pertama ini menceritakan apa yang jadi tugas nya dari perusahaan kepada biksu senior tersebut.

Akhirnya dengan rasa iba mendengar penjelasan si anak muda penjual sisir tersebut, si biksu senior membeli sisir rambut 1 buah. Akhir nya si calon karyawan sales tersebut berhasil menjual sisir di vihara tersebut 1 buah.

Calon karyawan sales ke dua pun beraksi..
Karena di tugaskan menjual sisir di vihara, maka dia memutar otak nya bagaimana supaya penjualan nya meningkat. Dia berpikir kalo menjual sisir kepada biksu adalah hal yang tidak menguntungkan. Maka dia pun menjual sisir itu kepada pengunjung yang ada di vihara tersebut. Dia mendatangi semua kerumunan orang, yang berkunjung ke vihara tersebut, Sehingga dia bisa menjual 20 buah sisir.

Calon karyawan sales yang ketiga beraksi....
Calon sales yang ketiga ini membuat direktur penjualan kagum kepadanya, karena dia mendapatkan penjualan 500 buah sisir yang dijual di vihara, sangat kontras dengan rekan nya yang hanya bisa menjual puluhan saja. Bahkan dia melakukan nya dalam waktu yang sangat singkat. Sangking penasaran nya direktur penjualan tersebut memberanikan diri untuk bertanya secara langsung Bagaimana cara nya menjual sisir di wihara.?
Bagaimana strategi nya?

Ia mendatangi biksu kepala yg paling senior, "ia mengatakan kepada biksu kepala bahwa dia ingin memberikan bantuan kepada Vihara tersebut namun dengan cara menjual sisir untuk jadikan souvenir dan hasil keuntungan nya akan di serahkan kepada biksu Kepala dengan syarat sisir sisir ini akan di jadikan Cendera mata kepada pengunjung vihara dengan di bubuhi tanda tangan dari kepala biksu vihara." Akhirnya penjualan sisir tersebut berjalan sendiri secara otomatis terus menerus.

semoga kisah diatas menjadi bahan perenungan kita untuk menjadikan kita bisa berfikir di luar kotak.

Wednesday, August 8, 2018

Sukses Anda Mendatangkan Banyak Teman, Kegagalan Menjadikan Anda Bisa Mengenal Diri dan Mengetahui Siapa Teman Sejati Anda


Orang yang sukses itu memiliki dua guru; kegagalan dan pengalaman.

Kau tidak bisa menaiki tangga kesuksesan jika kau mengenakan baju kegagalan.

Lebih baik gagal pada sesuatu yang kita sukai daripada sukses pada sesuatu yang kita benci.

Merayakan kesuksesan itu baik; namun mempelajari kegagalan itu lebih penting.

Tidak ada rahasia kesuksenan karena kesuksesan adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.

Setelah kegagalan yang anda alami, anda harus yakin segala sesuatu yang anda lakukan tidak akan lagi mengalami kegagalan.

Sebenarnya ada dua keuntungan yang anda dapatkan jika anda mengalami kegagalan. Pertama, anda mengetahui sesuatu yang tidak bekerja dengan baik selama ini, kedua anda diberi kesempatan untuk mencoba dengan cara yang lain.

Lautan lepas yang tidak memiliki ombak yang besar, tidak akan menciptakan nahkoda yang hebat.

Keberanian sejati adalah ketika anda berani melangkah maju meskipun jalan di depan belum pasti. Tapi anda melangkah dengan penuh kepastian.


Jika dalam hidup anda tidak pernah mendaki bukit sama sekali, bagaimana mungkin anda bisa mengerti jika itu bukan dataran  biasa

Sukses Menjadikan Anda Dikenal Orang dan Mendatangkan Banyak Teman, Sedangkan Kegagalan Menjadikan Anda Lebih Bisa Mengenal Diri Sendiri dan Mengetahui Siapa Saja Teman Sejati Anda.

Saturday, August 4, 2018

Whatever the reason, don't end your life with suicide and Everything You Need to Anticipate suicide

Suicide is a dangerous phenomenon that must be tackled together. Prohibition of Suicide Prohibition Suicide Sentence The Qur'anic Verses of Suicide Prohibition of Suicide Prohibition Paragraphs on the Prohibition of Suicide

Including the great sin mentioned by the Ulama is suicide. Because this act shows an impatient attitude towards the test, despair and precedent of the will of syar'iyyah Allâh Azza wa Jalla, when Allah loves his servants, so He forbids suicide.

Whoever kills himself with something, he will be tortured with something in hell Hell. Cursed a believer like killing him. From Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, from the Prophet sallallaahu 'alaihi wa sallam, He said, 

"Whoever drops himself from a mountain, then kills himself, then he is in hell Jahannam drops himself from a mountain, he lived a long time and lived forever forever in in the hell of hell forever. And whoever drinks the poison then kills himself, his poison will be in his hand, he will drink it in hell Jahannam he lived a long time and lived forever forever in the hell of Jahannam forever. [HR. Al-Bukhâri, no. 5778; Muslim, no. 109; lafazh for Al-Bukhâri]

Whatever the reason, don't end your life with suicide


Love is everything. love is breath and air, love is laughter and tears and love is you who is sometimes stupid because of it.this time I want to try to look at the part where love can make some people become stupid until they are willing to end their own lives, by committing suicide. Do you agree if I say that those who commit suicide because of that love are stupid people who are stupid? "

Many people condemn the act of suicide, even not infrequently people spit on that stupid act.

Love is everything. 
Do you agree if I say that those who commit suicide because of that love are stupid people? who are stupid? "


many people condemn the act of suicide, even not infrequently people spit on that stupid act.
Motivasi