Monday, August 20, 2018

Kumpulan Ebook Berkualitas Tinggal Download. Mulai Pengembangan Diri Sampai Bisnis

Kumpulan Ebook Berkualitas Tinggal Download. Mulai Pengembangan Diri Sampai Bisnis
Kumpulan Ebook Marketing Download yang sangat berguna bagi Usaha Online, Marketing, Belajar Marketing Online

download ebook E book Facebook Marketing  download ebook

Dalam ebook ini kita akan di ajarkan cara marketing dan menjual melalui media sosial facebook. Bagaimana cara menjual melaui akun media sosial yang paling banyak penggunanya di dunia.


Cara marketing di twitter. Menjelaskan bagaimana memaksimalkan akun twitter anda menjadi alat promosi mareting.


Silakan download ebook youtube marketing. Agar anda mendapatkan penjelasan mengenai youtube dan cara marketing dengan media soaial youtube.



















































Friday, August 10, 2018

Teknik Marketing 100% Berhasil. Bisakah Menjual Sisir Kepada Orang Botak?

Perintah atasan sekaligus Boss perusahaan penjualan adalah menjual sisir di wihara atau biara yang kebanyakan penghuninya berkepala botak yang sama sekali tidak memiliki rambut untuk di sisir. Jual sisir kepada orang botak

Bagi perusahaan penilaian ini sangat penting dan test ini merupakan syarat diterima sebagai karyawan bagian penjualan di perusahaan yang besar dan BONAFIT.

Ada 3 orang yg ikut melamar posisi tersebut. Tes ini tentu saja sangat sulit dan sangat diluar nalar. Ke tiga calon karyawan tersebut di tugaskan di vihara yang berbeda beda dan memiliki tingkat penghuni vihara dan pengunjung yang hampir sama.

Calon karyawan yang pertama pun mulai beraksi, 
Ia menawarkan sisir nya kepada biksu satu persatu mulai biksu yg paling senior sampai biksu yang paling baru. Namun tidak ada yg berminat untuk membeli sisir nya karena semuanya berkepala gundul dan tidak ada rambut sedikit pun untuk disisir. Akhirnya ia pun mendatangi seorang biksu yg sangat tua, karena ini adalah biksu yang paling senior di antara semua biksu yang ada di vihara tersebut. Kepalanya botak, namun janggut nya panjang dan lebat. Calon karyawan sales yang pertama ini menceritakan apa yang jadi tugas nya dari perusahaan kepada biksu senior tersebut.

Akhirnya dengan rasa iba mendengar penjelasan si anak muda penjual sisir tersebut, si biksu senior membeli sisir rambut 1 buah. Akhir nya si calon karyawan sales tersebut berhasil menjual sisir di vihara tersebut 1 buah.

Calon karyawan sales ke dua pun beraksi..
Karena di tugaskan menjual sisir di vihara, maka dia memutar otak nya bagaimana supaya penjualan nya meningkat. Dia berpikir kalo menjual sisir kepada biksu adalah hal yang tidak menguntungkan. Maka dia pun menjual sisir itu kepada pengunjung yang ada di vihara tersebut. Dia mendatangi semua kerumunan orang, yang berkunjung ke vihara tersebut, Sehingga dia bisa menjual 20 buah sisir.

Calon karyawan sales yang ketiga beraksi....
Calon sales yang ketiga ini membuat direktur penjualan kagum kepadanya, karena dia mendapatkan penjualan 500 buah sisir yang dijual di vihara, sangat kontras dengan rekan nya yang hanya bisa menjual puluhan saja. Bahkan dia melakukan nya dalam waktu yang sangat singkat. Sangking penasaran nya direktur penjualan tersebut memberanikan diri untuk bertanya secara langsung Bagaimana cara nya menjual sisir di wihara.?
Bagaimana strategi nya?

Ia mendatangi biksu kepala yg paling senior, "ia mengatakan kepada biksu kepala bahwa dia ingin memberikan bantuan kepada Vihara tersebut namun dengan cara menjual sisir untuk jadikan souvenir dan hasil keuntungan nya akan di serahkan kepada biksu Kepala dengan syarat sisir sisir ini akan di jadikan Cendera mata kepada pengunjung vihara dengan di bubuhi tanda tangan dari kepala biksu vihara." Akhirnya penjualan sisir tersebut berjalan sendiri secara otomatis terus menerus.

semoga kisah diatas menjadi bahan perenungan kita untuk menjadikan kita bisa berfikir di luar kotak.

Wednesday, December 24, 2008

Motivasi Kebijakan Terbaik Dan Menginpirasi Membebaskan dari Beban Hidup

Ada seseorang saat melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, memungut sampah kertas di lantai dan memasukannya ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara
kebiasaan yang baik.

Ada Seorang anak menjadi murid di toko sepeda.

Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda tersebut hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, dia merasa senang dan si adik kecil tadi, ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?”
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
perbanyaklah senyum.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:

“Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”
Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”
Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”
Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .”

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.

Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja

inti dari semuanya adalah menghindari sebuah kata yang paling enak yaitu nyaman dan malas. bila sudah mentok dengan sebuah dinding cari lagi inspirasi